• Rabu, 28 September 2022

Mendikbudristek Rubah Skema SNMPTN, Ini Seleksi Masuk PTN Tahun 2023

- Kamis, 8 September 2022 | 13:22 WIB
Mendikbudristek Rubah Skema SNMPTN, Ini Seleksi Masuk PTN Tahun 2023 (Tangkap layar virtual YouTube Kemendikbud RI)
Mendikbudristek Rubah Skema SNMPTN, Ini Seleksi Masuk PTN Tahun 2023 (Tangkap layar virtual YouTube Kemendikbud RI)



KILASBERITA.ID - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makariem akan rubah skema Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Skema seleksi ini akan dilakukan perubahan di tiga jalur untuk masuk ke PTN.

Perubahan skema seleksi masuk PTN ini disampaikan oleh Nadiem dalam acara peluncuran Program Merdeka Belajar Episode 22, Kamis 7 September 2022.

Baca Juga: Bantuan Subsidi Upah Akan cair, Begini Cara Cek Nama Penerima BSU

Nadiem tidak akan lagi menggunakan cara lama dalam seleksi calon mahasiswa.

Pada jalur itu, nantinya terdapat perubahan kriteria masuk jalur prestasi dengan ketetapan minimal 50 persen dari rata-rata nilai rapor keseluruhan.

Skema tersebut berfokus pada pemberian penghargaan tinggi atas peraihan pembelajaran secara menyeluruh di pendidikan menengah.

Baca Juga: Ini Tarif Ojol Terbaru Se-Indonesia, Mulai Naik 10 September 2022

Dengan pemberian bobot tinggi diharapkan calon mahasiswa terdorong untuk berprestasi di seluruh mata pelajaran secara holistik.

Sementara pembobotan sisanya, maksimal 50 persen diambil dari komponen penggali minat dan bakat.

“Dengan demikian, peserta didik didorong untuk fokus pada keseluruhan pembelajaran serta menggali minat dan bakatnya sejak dini. Nantinya peserta didik diharapkan agar menyadari, semua mata pelajaran adalah penting dan agar mereka membangun prestasinya sesuai minat dan bakat,” kata Nadiem menjelaskan.

Baca Juga: Pesan Kominfo Soal Kebocoran Data Dibalas Hacker: Stop Being An Idiot

Kemudian, Kemendikbudristek akan menghapus tes spesifik seperti mengerjakan tes soal fisika, kimia dan biologi di jalur seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

"Jumlah informasi yang harus dihafal begitu besar. Banyak peserta yang tertekan harus mengikuti bimbel," ucap Nadiem.

Nantinya, mata pelajaran tersebut akan diganti dengan sebuah tes skolastik. Hal itu dilakukan untuk mengukur kemampuan berpikir para siswa.***

Editor: Oly Nurmansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Isi Kegiatan Pembiasaan, SDN Sukaati Cariu Lakukan Ini!

Sabtu, 17 September 2022 | 09:49 WIB

Dua Siswa SMA Negeri 1 Leuwiliang Juara OSN Provinsi

Minggu, 11 September 2022 | 19:43 WIB

Ini Persyaratan dan Cara Daftar Beasiswa G20

Selasa, 26 Juli 2022 | 21:44 WIB
X