• Jumat, 12 Agustus 2022

Tahun Baru 1444 Hijriyah Sejarah penentuan Kalender Hijriyah

- Jumat, 29 Juli 2022 | 20:14 WIB
Tahun Baru 1444 Hijriyah Sejarah penentuan Kalender Hijriyah
Tahun Baru 1444 Hijriyah Sejarah penentuan Kalender Hijriyah

KILASBERITA.ID - Awal bulan Muharam berarti awal tahun atau tahun baru bagi ummat Islam, tahun ini adalah tahun1444 Hijriyah. Dalam sejarah, penentuan kalender Islam berbeda dengan Kalender Miladiyah (Masehi).

Ketika Kalender Masehi ditentukan berdasarkan kelahiran Yesus Kristus (Isa Al-Masih), maka Kalender Hijriyah ditentukan berdasarkan peristiwa hijrahnya Rosulullah shalallaahu ‘alaihi wasalam dari Kota Mekah ke Yasrib atau Madinatul Munawaroh.

Penentuan kalender Islam ini , dimulai dalam musyawarah Khalifah Umar bin Khatab dan para sahabat. Dalam musyawarah itu muncul beberapa usulan mengenai patokan awal tahun. Beberapa usulan muncul dari sahabat-sahabat yang lain.

Baca Juga: Nonton Film Pengabdi Setan 2: Communion Berikut Sinopsis, Jadwal Tayang, dan Link Nonton

Usulan pertama, dimulainya dari tahun diutus Nabi shallallahu’alaihiwasallam. Usulan kedua, penanggalan dibuat sesuai dengan kalender Romawi, yang memulai hitungan penanggalan dari masa raja Iskandar (Alexander) diangkat. Usulan ketiga, dimulai dari tahun hijrahnya Nabi shallallahu’alaihiwasalam ke kota Madinah. Usulan ini disampaikan oleh sahabat Ali bin Abi Thalib radhiyallahu’anhu. Hati Umar bin Khatab radhiyallahu’anhu ternyata condong kepada usulan ke dua ini,

”Peristiwa Hijrah menjadi pemisah antara yang benar dan yang batil. Jadikanlah ia sebagai patokan penanggalan.” Kata Umar bin Khatab radhiyallahu’anhu mengutarakan alasan. Akhirnya para sahabatpun sepakat untuk menjadikan peristiwa hijrah sebagai acuan tahun. Landasan mereka adalah firman Allah ta’ala :
Sesungguhnya mesjid yang didirikan atas dasar takwa (mesjid Quba), sejak hari pertama adalah lebih patut kamu sholat di dalamnya. (QS. At-Taubah:108).

Baca Juga: Vaksin Booster Kedua Virus Covid-19, Para Nakes Terima Vaksin

Para sahabat memahami makna “sejak hari pertama” dalam ayat, adalah hari pertama kedatangan hijrahnya Nabi. Sehingga moment tersebut pantas dijadikan acuan awal tahun kalender hijriyah.

Dari keputusan para sahabat tersebut, kita bisa memahami, maksud “sejak hari pertama” (dalam ayat) adalah, hari pertama dimulainya penanggalan umat Islam. Demikian kata beliau. Dan telah diketahui bahwa makna firman Allah ta’ala: min awwali yaumin (sejak hari pertama) adalah, hari pertama masuknya Nabi shallallahu’alaihiwasallam dan para sahabatnya ke kota Madinah.

Halaman:

Editor: Atik Koswara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kwarran Dramaga Siap Gelar Jambore Ranting 2022

Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:51 WIB

Ini Ciri WhatsApp Anda Disadap Atau Dibajak

Rabu, 3 Agustus 2022 | 18:08 WIB
X